Lombok Utara, 75% Warga Bayan Patuh Bayar Pajak Kendaraan

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) sukses menorehkan pencapaian spektakuler dalam peningkatan kepatuhan pajak kendaraan bermotor. Sosialisasi massif yang digelar sejak awal Mei 2025 membuahkan hasil luar biasa, dengan 75% warga Kecamatan Bayan telah memenuhi kewajiban pajak kendaraannya. Kini, Bapenda KLU menargetkan 100% kepatuhan berkat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA : Wamenpora Taufik Hidayat, Dukungan Penuh untuk Sport Tourism dan Lahirnya Atlet Kelas Dunia!

banner 325x300

Kepala Bapenda KLU, Ainal Yakin, memimpin langsung rangkaian sosialisasi yang ditutup di Kantor Camat Bayan pada Senin (19/5). Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan kepala desa, kepala wilayah, dan perangkat kecamatan, menandai komitmen kuat pemerintah untuk transparansi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami tidak main-main. Dengan aturan terbaru UU No. 1 Tahun 2022, kami hanya punya waktu 30 hari untuk memastikan informasi sampai ke masyarakat. Tapi hasilnya luar biasa! 3.000 dari 4.000 kendaraan di Bayan sudah lunas pajaknya. Sisanya, kami yakin bisa tuntaskan dengan dukungan semua pihak,” tegas Ainal Yakin dengan semangat membara.

Perubahan skema pajak daerah pasca-UU HKPD disebut sebagai game changer. Sistem yang lebih efisien dan sosialisasi door-to-door terbukti ampuh meningkatkan kesadaran masyarakat. “Pajak bukan beban, tapi investasi. Setiap rupiah akan kembali untuk pembangunan jalan, sekolah, dan fasilitas umum di Lombok Utara,” tambah Ainal.

Aripin, PLT Camat Bayan, menyambut gembira pencapaian ini. “Ini bukti nyata sinergi pemerintah dan rakyat. Kami siap bantu tekan tunggakan hingga nol persen! Bayar pajak itu bukti cinta tanah air,” serunya di depan ratusan peserta sosialisasi.

Data Bapenda menunjukkan, sektor pajak kendaraan bermotor menyumbang peningkatan PAD hingga 40% dalam setahun terakhir. Dengan inovasi layanan online dan kemudahan pembayaran via mitra desa, target 100% kepatuhan diprediksi tercapai sebelum akhir 2025.

“Masyarakat sudah sadar, tunggakan bukan solusi. Dulu antre panjang, sekarang bayar pajak bisa sambil minum kopi di warung. Ini era baru pelayanan prima!” tukas Ainal sambil tersenyum.

Keberhasilan Lombok Utara ini menjadi sorotan nasional. Kabar positif ini viral di media sosial, dengan tagar #PajakUntukKemajuan menjadi trending topic. Bapenda KLU pun mendapat pujian sebagai contoh terbaik transformasi digital dan partisipasi publik dalam pembangunan.

Lombok Utara membuktikan: taat pajak bukan hanya kewajiban, tapi kebanggaan!

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *