Mini Hospital Gili Trawangan Disiapkan, KLU Perkuat Jaminan Kesehatan Kawasan Wisata

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Pemerintah Daerah Lombok Utara (KLU) menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat citra kawasan wisata melalui rencana pembangunan mini hospital di Gili Trawangan. Fasilitas kesehatan tersebut diproyeksikan menjadi penopang utama keamanan dan kenyamanan wisatawan, sekaligus perlindungan bagi masyarakat dan pekerja pariwisata di kawasan tiga gili.

Kepala Dinas Kesehatan KLU, Lalu Bahrudin, menegaskan bahwa kehadiran mini hospital bukan sekadar pemenuhan kebutuhan layanan medis, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan. Menurutnya, sektor pariwisata memerlukan dukungan layanan kesehatan yang memadai agar aktivitas wisata berjalan aman dan terkendali.

banner 325x300

“Wisata yang maju harus dibarengi dengan jaminan kesehatan. Mini hospital ini kami siapkan untuk memastikan masyarakat, pekerja pariwisata, dan wisatawan mendapat akses layanan kesehatan yang cepat dan terjangkau,” ujar Bahrudin.

Selama ini, layanan kesehatan di kawasan gili masih didominasi oleh klinik swasta. Meski cukup membantu, masyarakat dan pelaku wisata berharap adanya fasilitas kesehatan milik pemerintah yang dapat memberikan pelayanan dengan biaya lebih terjangkau dan sistem rujukan yang jelas.

Pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan mini hospital tersebut kepada pemerintah pusat dengan estimasi anggaran sekitar Rp 2 miliar. Walaupun belum mendapatkan kepastian pendanaan, Pemda KLU tetap optimistis proyek tersebut dapat direalisasikan, bahkan ditargetkan mulai dibangun pada 2026.

Tak hanya mini hospital, pengusulan juga mencakup pengadaan ambulans laut. Sarana ini dinilai krusial untuk mempercepat evakuasi dan rujukan pasien dari kawasan gili menuju rumah sakit rujukan di daratan Lombok.

“Ambulans laut akan memperkuat sistem layanan darurat. Kombinasi mini hospital dan ambulans laut ini sangat penting, terutama di kawasan wisata yang terpisah oleh laut,” jelasnya.

Bahrudin menambahkan, kehadiran fasilitas kesehatan pemerintah di Gili Trawangan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap kualitas pelayanan di Lombok Utara. Dengan demikian, pembangunan mini hospital tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pariwisata daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *