NTB Perkuat Posisi sebagai Lumbung Sapi Nasional, Peternakan Jadi Pilar Ekonomi Daerah

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Sub sektor peternakan kian menegaskan perannya sebagai tulang punggung pembangunan daerah di Provinsi NTB. Tidak hanya berfungsi sebagai penyedia utama protein hewani, sektor ini juga menjelma menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, pencipta lapangan kerja, hingga instrumen strategis pengentasan kemiskinan.

Dalam beberapa tahun terakhir, dinamika permintaan produk peternakan terus menunjukkan tren peningkatan. Pertumbuhan jumlah penduduk serta membaiknya daya beli masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong konsumsi daging dan produk turunan lainnya. Kondisi ini menempatkan peternakan sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan berbasis protein hewani yang berkualitas dan terjangkau.

banner 325x300

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sendiri memegang posisi penting dalam peta peternakan nasional. Untuk populasi sapi potong, NTB berada di peringkat keempat secara nasional, setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Capaian tersebut menegaskan kontribusi signifikan NTB sebagai salah satu lumbung sapi nasional.

Keunggulan ini tidak lepas dari karakter wilayah NTB yang memiliki potensi lahan penggembalaan luas, dukungan iklim yang sesuai, serta kultur masyarakat yang telah lama menjadikan beternak sebagai bagian dari tradisi dan sumber nafkah utama. Di banyak desa, ternak sapi bahkan berfungsi sebagai tabungan hidup, penopang kebutuhan pendidikan, hingga modal usaha keluarga.

Lebih jauh, sektor peternakan juga berperan dalam mendorong pertanian berkelanjutan. Limbah ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik, menciptakan siklus produksi yang ramah lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal. Pola integrasi ini memperlihatkan bahwa peternakan bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan bagian dari sistem pembangunan daerah yang terintegrasi.

Dengan posisi strategis tersebut, penguatan tata kelola, peningkatan kualitas bibit, serta akses pasar yang lebih luas menjadi tantangan sekaligus peluang bagi NTB. Jika dikelola optimal, sub sektor peternakan bukan hanya menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, tetapi juga menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *