Tanjungtv.com – Peringatan Hari Jadi Lombok Tengah ke-79 pada Selasa (15/10) menjadi momen penuh kejutan ketika para calon kepala daerah (cakada) hadir dan turut serta dalam rangkaian acara. Para tokoh yang tampak gagah mengenakan pakaian adat Sasak pria lengkap ini mencuri perhatian saat ikut berjoget dengan para penari dalam tarian kreasi Nyesel Ku Merariq Kodeq di penghujung acara.
Cakada yang hadir di antaranya adalah Calon Gubernur NTB nomor urut 3, Lalu Muhammad Iqbal; pasangan calon bupati Lombok Tengah nomor urut 2, Lalu Pathul Bahri dan HM Nursiah; calon bupati nomor urut 1, Ruslan Turmuzi; serta calon bupati nomor urut 3, Ahmad Puaddi.
Menurut pantauan LombokPost, para cakada tidak hanya khidmat mengikuti setiap rangkaian upacara, namun juga menunjukkan semangat kebersamaan dengan ikut menari bersama para seniman lokal di atas panggung.
Lalu Muhammad Iqbal, calon Gubernur NTB nomor urut 3, menyampaikan harapannya untuk Lombok Tengah yang terus bangkit dan mendunia. “Lombok Tengah adalah gerbang Provinsi NTB, kita semua harus bersinergi untuk menarik perhatian pemerintah pusat agar mendukung pembangunan di daerah ini,” tegasnya.
Lalu Pathul Bahri, calon bupati Lombok Tengah nomor urut 2, turut memuji perayaan Hari Jadi yang mengambil tema “Lombok Tengah Harmoni”. Ia menyampaikan bahwa meskipun ada tantangan dalam pembangunan infrastruktur, masyarakat Lombok Tengah kini semakin mudah mengakses layanan kesehatan hanya dengan KTP. “Kita harap sinergi dengan Pemprov NTB akan semakin baik, terutama jika Lalu Iqbal terpilih sebagai gubernur,” tambahnya.
Di sisi lain, calon bupati nomor urut 1, Ruslan Turmuzi, menyoroti pentingnya mengatasi kemiskinan yang masih tinggi di Lombok Tengah. “Prestasi seorang pemimpin bukan hanya dilihat dari WTP, tetapi dari upaya nyata menurunkan angka kemiskinan. Banyak warga kita terpaksa menjadi pekerja migran karena sulitnya lapangan kerja di sini,” ujarnya tegas.
Ahmad Puaddi, calon bupati nomor urut 3, menyoroti masalah penyediaan air bersih dan berkomitmen untuk memperbaiki layanan PDAM serta membangun lebih banyak sumur bor jika terpilih. Selain itu, ia juga menyoroti perlunya pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja lokal agar mereka bisa lebih berdaya saing di sektor pariwisata Mandalika.
Momen tersebut semakin semarak dengan tarian tradisional yang melibatkan para calon kepala daerah, menciptakan suasana meriah yang mengundang sorakan dan tepuk tangan dari para hadirin. Hari Jadi Lombok Tengah ke-79 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, namun juga panggung bagi para calon pemimpin untuk menampilkan visi mereka dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi daerah tersebut.















