Pariwisata Senggigi di Persimpangan, Solusi Interkoneksi untuk Bangkit dari Persaingan Destinasi Baru

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata Senggigi mulai menghadapi tantangan besar dengan hadirnya berbagai destinasi baru yang memikat wisatawan. Jika tidak segera ditangani, kawasan yang dulu menjadi primadona ini bisa semakin terpuruk. Untuk mempertahankan daya tariknya, konektivitas menjadi kunci utama yang harus segera diwujudkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. L. Muhammad Ikbal, dalam wawancaranya di Senggigi pada Sabtu (5/10). Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi pariwisata Senggigi yang dianggap memudar di tengah munculnya destinasi baru seperti Mandalika dan Gili Tramena. “Senggigi dalam kondisi memprihatinkan saat ini. Dengan semakin banyaknya destinasi baru yang muncul, kita perlu memastikan agar destinasi lama seperti Senggigi tetap bertahan,” ungkap Ikbal.

banner 325x300

Menurutnya, salah satu cara untuk menjaga eksistensi pariwisata Senggigi adalah dengan membangun konektivitas antar destinasi wisata di NTB. Interkoneksi antar daerah akan memudahkan wisatawan yang menginap di Senggigi untuk menjelajahi destinasi lain dengan cepat dan nyaman. “Ke depan, kita harus membangun konektivitas yang baik. Wisatawan yang tinggal di Senggigi bisa dengan mudah berkunjung ke Mandalika atau destinasi wisata lainnya di NTB,” tambahnya.

Ikbal menegaskan bahwa perbaikan konektivitas ini tidak hanya akan membantu mempertahankan pariwisata Senggigi, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Jika konektivitas sudah bagus, destinasi wisata seperti Senggigi akan tumbuh pesat dan mampu bersaing dengan destinasi baru. Ini adalah investasi jangka panjang untuk Lombok Barat dan NTB secara keseluruhan,” ujarnya optimis.

Tak hanya itu, Ikbal juga menyambut baik event Senggigi Sunset Jazz yang dipadukan dengan festival kuliner. Menurutnya, event semacam ini sangat penting untuk menggerakkan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Saya mendengar langsung dari para pelaku UMKM, mereka berharap semakin banyak event seperti ini diadakan karena bisa menghidupkan perekonomian lokal,” katanya.

Adam, seorang pengunjung asal Mataram, juga memberikan apresiasi positif terhadap penyelenggaraan event tersebut. Ia menilai tata letak area festival sangat menarik, terutama di area kuliner. “Festival ini keren banget. Saya sudah coba ayam geprek, dan sekarang mau berburu kuliner lain. Event seperti ini benar-benar menggugah selera dan semangat wisatawan,” ungkap Adam dengan antusias.

Sementara itu, festival kuliner yang digelar bersamaan dengan Senggigi Sunset Jazz memberikan angin segar bagi para pelaku UMKM di Lombok Barat. Beragam makanan dan minuman lokal yang disajikan dalam festival ini mampu menarik minat pengunjung, baik dari wisatawan lokal maupun mancanegara. “Event kuliner seperti ini penting untuk memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kita. Senggigi harus terus hidup dengan inovasi semacam ini,” tambah Ikbal.

Senggigi memang membutuhkan perubahan signifikan untuk bisa bertahan dan berkembang. Dengan adanya upaya membangun konektivitas antar destinasi, diharapkan pariwisata di kawasan ini kembali menjadi andalan dan bersaing di kancah internasional. Sebagai destinasi yang memiliki sejarah panjang dalam pariwisata Lombok, Senggigi tak hanya harus dipertahankan, tetapi juga perlu didorong agar bisa meraih kejayaannya kembali.

Dalam penutupan wawancara, Ikbal menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun pariwisata yang berkelanjutan. “Senggigi dan seluruh NTB harus maju bersama. Dengan perencanaan yang baik dan dukungan semua pihak, saya yakin pariwisata kita akan semakin dikenal dunia,” tutupnya penuh harap.

Dengan langkah nyata seperti pembangunan konektivitas dan penyelenggaraan event-event kreatif, Senggigi akan kembali bersinar di peta pariwisata dunia.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *