PC PMII KLU, AKBIL, dan FKMLU Bersatu di Jalan Raya: Solidaritas Kayangan dan CFD Tanjung untuk Sumatra dan Aceh

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Tanpa sekat organisasi dan tanpa menunggu instruksi panjang, tiga elemen pemuda Lombok Utara—PMII Lombok Utara, BEM Kampus AKBIL, dan FKMLU turun bersama ke jalan. Mereka menggelar Aksi Solidaritas Penggalangan Dana untuk korban banjir dan longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Kolaborasi lintas organisasi ini memperlihatkan bahwa kepedulian sosial dapat menyatukan banyak elemen, terutama saat bencana melanda saudara sebangsa.

‎Aksi yang dipimpin oleh PC PMII Lombok Utara bersama KOPRI ini berlangsung di dua titik strategis: Rest Area Kayangan pada Sabtu dan Car Free Day (CFD) Tanjung pada Minggu. Bersama BEM AKBIL dan FKMLU di lapangan membuat upaya penggalangan dana semakin kuat, menyebar luas, dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

‎Rest Area Kayangan menjadi titik awal pergerakan solidaritas. Di tempat yang ramai oleh pengunjung dan pelintas, para kader PMII bersama mahasiswa AKBIL dan FKMLU bergerak menyampaikan informasi kondisi terkini para korban bencana. Ajakan donasi disampaikan dengan humanis, dan respons masyarakat pun sangat tinggi.

‎“Ini bukan sekadar aksi – ini panggilan nurani,” tegas Muazzam Khairi, Wakil Ketua 1 PC PMII KLU. Ia memastikan seluruh bantuan masyarakat disalurkan melalui jalur resmi organisasi dan dilaporkan secara transparan. “Kami bergerak bersama, karena kemanusiaan tidak mengenal batas organisasi.”

‎Pada Minggu pagi, CFD Tanjung dipenuhi energi yang sama. Warga yang berolahraga, pedagang kaki lima, hingga pengunjung taman menjadi sasaran ajakan solidaritas. Di titik ini, kolaborasi tiga organisasi semakin terasa. Kader PMII, mahasiswa AKBIL, dan FKMLU menyebar ke beberapa titik keramaian membawa poster, selebaran, dan seruan empati.

‎“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Semangat gotong royong benar-benar terasa,” ujar Irfan Wahyudi, Wakil Ketua 2 PC PMII KLU.

‎Aksi yang digelar pada 4, 6, dan 7 Desember 2025 ini bukan hanya pengumpulan donasi. Ia menjadi gambaran nyata bahwa solidaritas pemuda Lombok Utara hidup dan tumbuh. Nilai Hablum Minannas tidak hanya menjadi jargon PMII, tetapi juga menjadi ruh gerakan bersama lintas organisasi.

‎Dari Kayangan hingga Tanjung, dari PC PMII hingga AKBIL dan FKMLU, aksi ini menunjukkan bahwa ketika kemanusiaan terpanggil, perbedaan organisasi melebur menjadi satu tujuan: membantu saudara-saudara di Sumatra dan Aceh yang sedang berjuang bangkit dari bencana.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *