Tanjugtv.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) bersiap melakukan lelang besar-besaran aset kendaraan dinas yang tidak lagi digunakan. Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) KLU, Sahabudin, proses penilaian terhadap aset yang akan dilelang telah rampung. Penilaian ini dilakukan oleh tim profesional dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram, yang beberapa hari lalu telah turun langsung untuk menilai secara administratif maupun fisik aset kendaraan dinas tersebut.
Sebanyak 40 sepeda motor, 18 mobil, dan 1 kapal milik Dinas Perhubungan akan menjadi bagian dari lelang yang terbuka untuk umum. “Kami hanya tinggal menunggu hasil penilaian dari KPKNL. Begitu nilainya keluar, kami langsung mengajukan lelang,” jelas Sahabudin pada Jumat (18/10). Jika semua berjalan sesuai rencana, lelang bisa dimulai pada Oktober ini, namun jika ada penundaan, pelelangan dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Mekanisme Lelang Terbuka, Siapa Saja Bisa Ikut!
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara memastikan bahwa lelang ini bersifat terbuka untuk umum. Siapa saja, baik warga Lombok Utara maupun luar daerah, dapat mengikuti proses lelang ini dan berpeluang memenangkan aset-aset kendaraan tersebut. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat luas dapat berpartisipasi, sehingga peluang terbuka untuk siapa saja,” ujar Sahabudin.
Lelang ini akan dikelola oleh panitia lelang negara dengan dua sistem pilihan, yakni open bidding dan close bidding. Open bidding adalah mekanisme di mana para peserta lelang mengajukan penawaran secara terbuka. Nilai penawaran ini dipublikasikan secara umum, sehingga peserta lain dapat mengetahui penawaran tertinggi yang diajukan. Sistem ini menawarkan transparansi penuh kepada semua peserta.
Di sisi lain, close bidding memberikan kerahasiaan pada penawaran yang diajukan peserta lelang. Dalam sistem ini, tidak ada yang tahu berapa besar penawaran yang diajukan oleh masing-masing peserta, termasuk pihak penyelenggara lelang. “Pemenang akan diumumkan pada saat terakhir dan yang tertinggi itulah yang mendapatkan aset. Bahkan tim dari KPKNL pun tidak akan tahu nilai penawaran hingga sistem mengungkapkannya,” tambah Sahabudin.
Target Tinggi: Pemda Bidik Rp 1,5 Miliar dari Lelang
Sementara itu, meskipun mekanisme lelang yang akan digunakan belum diputuskan, Sahabudin menegaskan bahwa tujuan utama lelang ini adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Utara. Pemerintah menargetkan lelang aset ini bisa menghasilkan sekitar Rp 1,5 miliar.
“Ini bukan hanya tentang melepas aset, tetapi juga bagaimana kita bisa memanfaatkan lelang ini untuk meningkatkan pendapatan daerah. Semoga angka yang kami targetkan bisa tercapai,” ucap Sahabudin optimis.
Dengan adanya peluang besar dari lelang terbuka ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk ikut serta. Tidak hanya kendaraan roda dua dan empat, tapi juga satu unit kapal dari Dinas Perhubungan akan dilelang, memberikan variasi menarik bagi para peserta.
Kesempatan Emas! Siapkan Diri dan Strategi Anda!
Bagi Anda yang berminat mengikuti lelang ini, kini adalah saat yang tepat untuk menyiapkan diri dan strategi. Sistem open bidding maupun close bidding memiliki tantangan tersendiri. Pada open bidding, Anda bisa melihat penawaran pesaing, namun harus siap dengan tawaran lebih tinggi jika ingin menang. Sementara itu, close bidding menawarkan peluang menang yang lebih misterius, dengan potensi kejutan di akhir lelang.
Dengan target yang ditetapkan dan antusiasme masyarakat, pelelangan ini diprediksi akan menjadi salah satu event terbesar di Kabupaten Lombok Utara tahun ini. Bagi warga yang berminat, inilah kesempatan emas untuk memiliki kendaraan dinas dengan harga kompetitif dan membantu daerah mencapai target PAD.
Tetap ikuti perkembangan terkait jadwal pasti lelang dan mekanisme yang akan digunakan, karena siapapun punya kesempatan menang dalam lelang yang mendebarkan ini!















