Tajungtv.com – Kepolisian Resor Lombok Utara (Polres Lotara) memperkuat pengamanan kawasan pariwisata selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat dan wisatawan berjalan aman di tengah lonjakan kunjungan akhir tahun.
Sebanyak 80 personel dikerahkan dalam operasi pengamanan Nataru yang berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Personel tersebut disebar di sejumlah titik strategis, khususnya destinasi wisata yang menjadi pusat keramaian.
Kabagops Polres Lotara AKP Fatoni menjelaskan, fokus pengamanan tidak hanya pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga pada pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk potensi premanisme di kawasan wisata dan area parkir.
“Pengamanan diarahkan pada titik-titik rawan dan lokasi wisata yang menjadi tujuan utama masyarakat dan wisatawan selama libur akhir tahun,” kata Fatoni.
Pelabuhan Bangsal dan kawasan Gili Trawangan menjadi prioritas pengamanan. Untuk mendukung hal tersebut, Polres Lotara menyiagakan dua pos pengamanan (Pos Pam) yang beroperasi selama 24 jam. Sebanyak 27 personel ditempatkan di Pelabuhan Bangsal dan 17 personel di Gili Trawangan.
Menurut Fatoni, meningkatnya volume kendaraan dan aktivitas masyarakat berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas serta gangguan keamanan. Oleh karena itu, setiap satuan tugas—mulai dari Satgas Preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum hingga Banops—memiliki peran yang saling terintegrasi.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Lotara AKP Agus Rachman memastikan seluruh personel telah dibekali arahan dan pembagian tugas yang jelas sebelum diterjunkan ke lapangan. Kesiapan fisik dan mental anggota juga menjadi perhatian utama selama operasi berlangsung.
“Pengamanan Nataru membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dukungan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Polres Lombok Utara berharap, dengan pengamanan yang maksimal dan sinergi bersama masyarakat, perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Lombok Utara dapat berlangsung tertib, aman, serta memberikan rasa nyaman bagi wisatawan maupun warga lokal.















