Ramadhan Damai Lombok Utara, Bupati Najmul Terbitkan Edaran Jaga Harmoni hingga Idul Fitri.

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Menjelang Bulan Suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menekankan pentingnya menjaga harmoni dan kondusivitas wilayah secara kolektif. Ia menegaskan, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.

Sebagai langkah konkret, bupati resmi menerbitkan surat edaran yang memuat sejumlah poin strategis guna memastikan suasana Ramadan berjalan khusyuk, aman, dan penuh toleransi.

banner 325x300

Kerukunan Jadi Pondasi

Dalam edaran tersebut, Najmul memberi perhatian khusus pada pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, harmoni sosial merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, terlebih di momen keagamaan yang sarat nilai spiritual.

Salah satu poin yang diatur adalah penggunaan pengeras suara saat ibadah. Ia mengingatkan agar penggunaannya tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar sehingga tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat lainnya.

Larangan Petasan hingga Pengawasan Hiburan

Selain itu, surat edaran juga memuat larangan membunyikan petasan dan kembang api berdaya ledak tinggi yang berpotensi mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan.

Bupati juga menetapkan pembatasan operasional rumah makan dan restoran pada siang hari selama Ramadan, dengan pengecualian tertentu di kawasan penunjang pariwisata. Aktivitas hiburan dengan musik berintensitas tinggi, balap liar, serta penggunaan knalpot tidak sesuai standar turut menjadi perhatian.

Tak hanya itu, edaran tersebut juga menyoroti potensi penyalahgunaan bangunan untuk perbuatan asusila yang dapat mencederai norma sosial dan nilai keagamaan masyarakat Lombok Utara.

Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Kepala Satpol PP Lombok Utara, Totok Surya Saputra, menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat di lapangan melalui patroli rutin siang dan malam.

Namun demikian, Totok memastikan pendekatan yang dikedepankan tetap humanis dan persuasif. Petugas akan memberikan imbauan secara santun agar masyarakat bersama-sama menjaga kekhusyukan ibadah puasa dan Idul Fitri dengan menaati ketentuan yang berlaku.

Apabila ditemukan pelanggaran, penertiban akan dilakukan secara terukur sesuai peraturan perundang-undangan, dengan tetap berkoordinasi bersama aparat kepolisian, TNI, serta jajaran organisasi perangkat daerah terkait.

Melalui edaran ini, Pemkab Lombok Utara berharap Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momentum memperkuat solidaritas sosial dan mempertegas komitmen bersama dalam menjaga kedamaian daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *