Tanjungtv.com – Iklim investasi di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sepanjang tahun 2025 menunjukkan sinyal yang semakin menggembirakan. Hingga akhir tahun, realisasi investasi yang masuk hampir menyentuh angka Rp 1 triliun atau tepatnya mencapai Rp 941 miliar.
Capaian tersebut dinilai cukup signifikan karena mendekati target investasi yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) KLU sebesar Rp 1,2 triliun. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) KLU, Evi Winarni, menyebut realisasi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap potensi daerah.
“Kalau melihat angkanya, capaian kita sudah mendekati target RPJMD,” ujar Evi.
Ia menambahkan, angka realisasi investasi tersebut masih berpeluang bertambah. Pasalnya, hingga saat ini data investasi triwulan IV belum seluruhnya terinput ke dalam sistem. Sesuai mekanisme pelaporan, data final realisasi investasi tahun 2025 baru akan diketahui pada pekan pertama Januari 2026.
“Pelaporan investasi baru dibuka di awal tahun, jadi masih ada kemungkinan nilainya bertambah,” jelasnya.
Meski demikian, Evi tidak menampik adanya tantangan dalam pencapaian target investasi ke depan. Kenaikan target investasi di tingkat nasional dan provinsi berdampak langsung pada peningkatan target di tingkat kabupaten/kota, termasuk KLU.
“Ketika target Provinsi NTB dinaikkan, otomatis target kabupaten juga ikut naik. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” pungkasnya.
Dengan tren positif yang terus terjaga, Pemkab KLU optimistis iklim investasi daerah akan terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja lokal.















