RSUD Lombok Utara Hadirkan Terobosan Revolusioner, Rekam Medis Digital dan Ruang Perawatan Anak Ramah Dunia Fantasi

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com – Kabupaten Lombok Utara (KLU) menorehkan sejarah baru dalam pelayanan kesehatan dengan meluncurkan dua terobosan inovatif: Rekam Medis Elektronik (RME) dan Ruang Perawatan Anak (RPA). Acara peluncuran yang digelar di halaman RSUD KLU pada Jumat (23/5) ini dihadiri langsung oleh Bupati KLU, Najmul Akhyar, beserta seluruh jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

BACA JUGA : Lombok Utara Siap Cetak Sejarah Baru di Ajang Teknologi Tepat Guna NTB 2025 dengan Karya Revolusioner!

banner 325x300

Bupati Najmul Akhyar menyambut antusias langkah progresif ini. Menurutnya, inovasi adalah kunci utama dalam transformasi pelayanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan manusiawi. “Dengan RME, masyarakat tak lagi terjebak antrean panjang. Mulai dari pendaftaran hingga jadwal pelayanan, semua terinformasi secara real-time melalui sistem digital,” tegasnya.

Tak kalah spektakuler, kehadiran Ruang Perawatan Anak (RPA) dirancang untuk menghadirkan kenyamanan maksimal bagi pasien kecil. “Anak-anak bukan miniatur orang dewasa. Mereka punya dunia bermain dan imajinasi. RPA ini hadir dengan konsep menyenangkan agar proses penyembuhan lebih efektif,” ujar Najmul. Bahkan, ia mengusulkan tambahan ruang bermain dan penitipan anak (TPA) bagi pengunjung yang membawa buah hati namun tidak dalam kondisi sakit.

Drg. Nova Budiharjo, Direktur RSUD KLU, membeberkan bahwa kedua program ini selaras dengan visi 99 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati KLU. RME sendiri merupakan amanat Permenkes Nomor 24 Tahun 2022, yang mewajibkan digitalisasi rekam medis di seluruh fasilitas kesehatan. “Ini bukan sekadar kepatuhan hukum, tapi lompatan besar untuk keamanan data, kecepatan layanan, dan akurasi diagnosa,” paparnya.

Sementara RPA dibangun dengan pendekatan psikologis anak, lengkap dengan dekorasi ceria dan metode terapi yang minim trauma. “Kami ingin anak-anak merasa seperti di rumah sendiri, bukan di tempat yang menyeramkan,” tambah Nova.

Dua gebrakan ini memantik optimisme baru bahwa RSUD KLU siap menjadi pionir rumah sakit masa depan—cepat, cerdas, dan penuh empati. Masyarakat pun menyambut gembira, menanti praktik terbaik ini bisa direplikasi di daerah lain. “Inilah wajah baru pelayanan publik: teknologi tinggi, sentuhan manusiawi,” seru seorang warga yang hadir dalam peluncuran.

Dengan langkah ini, Lombok Utara tak hanya mengejar ketertinggalan, tapi memimpin perubahan di sektor kesehatan. Tantangan ke depan adalah memastikan implementasi berkelanjutan, namun semangat kolaborasi pemda, tenaga medis, dan masyarakat telah membuka pintu kesuksesan. Era layanan kesehatan tanpa antri dan full senyuman resmi dimulai!

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *