Tanjungtv.com – Safari Ramadan 1447 H/2026 M tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU). Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang sosialisasi arah kebijakan strategis 2026, dengan fokus pemerataan layanan dasar di wilayah timur KLU.
Bupati KLU, Najmul Akhyar, menegaskan komitmen tersebut saat Safari Ramadan di Masjid Baabul Umam, Kecamatan Bayan, Kamis (27/2). Salah satu program prioritas yang disampaikan adalah pembangunan rumah sakit tipe D lengkap dengan fasilitas helipad di Kecamatan Bayan.
“Keberadaan rumah sakit ini akan memperpendek waktu tempuh layanan kesehatan dan meningkatkan standar penanganan pasien dalam kondisi kritis,” ujarnya.
RS Tipe D Berhelipad, Percepat Rujukan Darurat
Rumah sakit tipe D itu dirancang menjadi simpul layanan kesehatan kawasan timur. Dengan tambahan helipad, proses rujukan pasien darurat—terutama dari wilayah terpencil dan kawasan wisata—diharapkan lebih cepat dan efisien.
Menurut Najmul, dampaknya tidak hanya pada peningkatan akses kesehatan. Infrastruktur pendukung diyakini ikut tumbuh, memicu geliat ekonomi masyarakat sekitar dan mempercepat pengembangan kawasan Bayan sebagai pusat layanan baru.
Politeknik dan SDM Vokasi untuk Daerah Wisata
Selain sektor kesehatan, Pemda KLU juga mendorong percepatan realisasi Politeknik Lombok Utara di Kecamatan Kayangan. Perguruan tinggi vokasi ini akan membuka program studi yang relevan dengan kebutuhan daerah, seperti pariwisata dan kesehatan.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) kompetitif, sejalan dengan karakter KLU sebagai daerah wisata yang terus berkembang.
Bantalan Ekonomi: Pinjaman Tanpa Bunga
Di sektor ekonomi kerakyatan, pemda menyiapkan skema pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha produktif. Debitur hanya mengembalikan pokok pinjaman, sementara bunga ditanggung melalui APBD.
Kebijakan ini diproyeksikan menjadi bantalan ekonomi masyarakat kecil di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Pemerintah berharap pelaku UMKM tetap bertahan dan berkembang tanpa terbebani cicilan berbunga.
20 Ribu Pekerja Rentan Dapat Jaminan Sosial
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, bupati juga menyerahkan secara simbolis perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 20 ribu pekerja rentan. Program yang dibiayai melalui APBD ini menyasar pekerja informal dan kelompok berisiko tinggi sebagai bentuk perlindungan dasar dari risiko kerja.
Tantangan Fiskal 2026 dan Peluang Program Nasional
Sementara itu, Wakil Bupati KLU, Kusmalahadi Syamsuri, saat Safari Ramadan di Masjid Haqqul Yakin, Dusun Lengkukun, Desa Kayangan, mengingatkan kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang mengalami pengurangan transfer dari pemerintah pusat.
“Memang ada pengurangan transfer ke daerah, termasuk Lombok Utara. Karena itu kita harus lebih inovatif dan aktif menjemput anggaran ke kementerian,” tegasnya.
Ia menjelaskan, sebagian alokasi anggaran pusat dialihkan untuk mendukung program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, KLU termasuk daerah penerima manfaat program tersebut, sehingga membuka peluang keterlibatan masyarakat dalam rantai pasok dan distribusi.
Selain MBG, pemerintah pusat juga menggulirkan program Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih. Lombok Utara menjadi salah satu kabupaten di NTB yang mendapatkan program Sekolah Rakyat.
“Sekolah Rakyat ini akan segera memasuki tahap pembangunan. Lokasinya di kawasan Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan,” jelasnya.
Melalui Safari Ramadan, Pemda KLU menegaskan bahwa keterbatasan fiskal bukan alasan untuk memperlambat pembangunan. Justru sebaliknya, momentum ini dijadikan panggung untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial benar-benar dirasakan hingga pelosok wilayah timur kabupaten.















