Sekolah Rakyat Rp250 Miliar Dibangun di KLU, Desa Gumantar Bersiap Jadi Pusat Pendidikan Baru NTB

banner 120x600
banner 468x60

Tanjungtv.com — Kabupaten Lombok Utara (KLU) bersiap memasuki babak baru dalam pembangunan sumber daya manusia. Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, resmi ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp250 miliar yang telah masuk dalam APBN tahun ini.

Proyek prestisius ini menjadi salah satu dari 104 Sekolah Rakyat yang dibangun pemerintah di seluruh Indonesia. Kehadiran fasilitas pendidikan tersebut tidak hanya menjadi simbol pemerataan akses pendidikan, tetapi juga momentum kebangkitan pendidikan desa di KLU.

banner 325x300

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah.

“Alhamdulillah, ini sebuah anugerah. Dari 104 Sekolah Rakyat di Indonesia, salah satunya ada di KLU. Anggarannya sudah 100 persen diakomodir pemerintah,” ujarnya, Selasa (4/11).

Sekolah Rakyat di Gumantar akan berdiri di atas lahan 6,5 hektare dan dirancang sebagai boarding school dengan fasilitas komprehensif, mulai dari ruang kelas, asrama, laboratorium, lapangan olahraga hingga tempat ibadah.

Lebih dari sekadar sekolah, fasilitas ini disiapkan menjadi pusat pembentukan karakter dan budaya.

“Ini bukan hanya tempat belajar teori. Ini tempat membentuk budi pekerti, kesopanan, adat, dan cara hidup yang baik,” tegas Najmul.

Najmul menambahkan, kolaborasi lintas kementerian menjadi kunci sukses program ini—terutama antara pemerintah daerah, Kementerian PUPR, dan Kementerian Sosial. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan mengawal penuh proses pembangunan agar selesai tepat waktu.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto guna menjamin akses pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu, sekaligus mempercepat peningkatan kualitas SDM nasional.

Dengan hadirnya sekolah baru ini, Najmul optimistis KLU akan meraih loncatan dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Semua serba gratis. Ini solusi bagi keluarga yang ingin masa depan pendidikan anaknya lebih baik,” katanya.

Selain KLU, beberapa daerah di NTB seperti Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa juga akan mendapatkan fasilitas serupa. Namun, proyek di Lombok Utara menjadi salah satu yang terbesar di kawasan timur Indonesia, menegaskan keseriusan pemerintah menghadirkan pendidikan setara di wilayah pinggiran.

Najmul berharap kerja sama solid antara pemerintah pusat dan daerah terus berjalan sehingga manfaat sekolah ini segera dirasakan oleh masyarakat Lombok Utara.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *