Tanjungtv.com — Di balik rimbun pepohonan dan tebing hijau Dusun Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, tersembunyi sebuah potensi besar yang selama ini seolah terpendam: Air Terjun Tiu Bombong. Bukan sekadar panorama yang memanjakan mata, tetapi peluang ekonomi baru yang mulai dibidik Pemerintah Desa Sambik Bangkol untuk masa depan warganya.
Air Terjun Tiu Bombong menjulang setinggi kurang lebih 50 meter, berdiri anggun di antara dinding batu berlumut dan vegetasi lebat yang masih alami. Selama ini, tempat tersebut lebih banyak dikenal oleh warga lokal, namun gaungnya jarang terdengar di luar desa. Keindahannya yang masih “perawan” itulah yang membuat Pemdes Sambik Bangkol yakin bahwa destinasi ini layak menjadi magnet wisata baru.
Berangkat dari Kota Mataram, Tiu Bombong dapat dicapai dengan perjalanan sekitar satu jam menuju Pemenang, lalu dilanjutkan 30 menit ke Desa Sambik Bangkol. Sesampainya di desa, pengunjung dapat memarkir kendaraan di area yang disediakan warga sebelum melanjutkan trekking sekitar 30–45 menit. Jalurnya masih alami—melewati hutan, perbukitan, serta titik-titik pandang yang menawarkan pemandangan memanjakan mata. Meski sebagian jalur agak licin, warga telah memasang tanda arah untuk memudahkan pendatang.
Selain melalui Sambik Bangkol, air terjun ini dapat diakses dari Dusun Sempakok, Desa Santong, Kecamatan Kayangan. Namun, Kepala Desa Sambik Bangkol, Suhaedi, menegaskan bahwa jalur melalui desanya jauh lebih ramah pengunjung.
“Kalau lewat Sambik Bangkol, jalannya tidak terlalu terjal, banyak tempat istirahat, dan pemandangannya lebih indah,” ujar Suhaedi.
Yang menarik, pengembangan Tiu Bombong bukan sekadar wacana. Suhaedi memastikan bahwa Pemdes Sambik Bangkol telah menyiapkan langkah konkret untuk memulai pembangunan fasilitas dasar pendukung wisata mulai tahun depan. Ia berharap, kehadiran wisata alam ini mampu membuka lapangan usaha baru—mulai dari jasa pemandu, warung warga, hingga parkir dan penginapan rumahan.
“Ini komitmen kami agar wisata alam seperti Tiu Bombong bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi warga,” tegasnya.
Tips Perjalanan ke Tiu Bombong
Mulailah perjalanan di pagi hari agar waktu eksplorasi lebih leluasa.
Bawa perlengkapan trekking yang memadai seperti air minum, camilan, pakaian ganti, dan kamera.
Jika ragu dengan jalur, sebaiknya gunakan jasa pemandu lokal agar lebih aman dan mendapatkan informasi tambahan tentang kawasan sekitar.
Dengan kombinasi keindahan alam yang masih murni dan komitmen pemerintah desa, Tiu Bombong kini bersiap menjadi destinasi unggulan selanjutnya di Lombok Utara sebuah “surga tersembunyi” yang akhirnya menemukan jalannya untuk dikenal lebih luas.















