Tanjungtv.com — Jalan penghubung antara Dusun Montong Singgan dan Tunjang Besi, Desa Salut, Kecamatan Kayangan, kembali menjadi sorotan warga. Kerusakan jalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu semakin terasa, terutama saat musim hujan. Alih-alih mengalir, air justru menggenang dan membuat permukaan jalan menjadi becek serta sulit dilintasi, Jum’at, 21/11/2025.
Bagi masyarakat setempat, jalan ini bukan sekadar akses biasa. Setiap hari, warga Montong Singgan dan sekitarnya melewatinya untuk bekerja, mengantar anak sekolah, hingga aktivitas lain yang menjadi bagian dari kehidupan mereka. Namun kondisi jalan yang berlubang, becek, dan licin membuat perjalanan menjadi penuh risiko.
“Kalau hujan turun, jalan ini licin sekali. Airnya menggenang tinggi, dan membuat permukaan jalan menjadi becek serta sulit dilintasi, Pak. Sudah lama kami keluhkan kondisi ini, bertahun-tahun,” ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Ia berharap pemerintah dapat mempercepat penanganan kerusakan jalan tersebut. Mengingat sebagian ruas sudah memiliki aspal, warga ingin pembangunan segera dilanjutkan hingga ujung aspal pada Dusun Tunjang Besi.
“Harapan saya, sebelum pertengahan 2026 atau kalau bisa lebih cepat, jalan ini sudah selesai dibangun. Biar masyarakat bisa nyaman lewat,” lanjutnya.
Warga berharap keluhan ini mendapat perhatian serius, bukan sekadar catatan, mengingat akses tersebut merupakan urat nadi mobilitas dan ekonomi masyarakat dua dusun, terutama masyarakat Montong Singgan. Jalan yang layak tidak hanya memudahkan aktivitas harian, tetapi juga menjaga keselamatan warga. Pemerintah pun ditunggu untuk memberikan solusi nyata atas persoalan yang sudah berlangsung lama ini.















